n(ut)z!
nadine. 18. bookaholic. doodler. graphic-designer wannabe. cartoon watcher. jazz listener. dr. seuss's reader. manga-addicted. glee lover.

47 tahun Mamaku. 

Mamaku tomboy. Itulah kalimat pertama ku awali surat ini, yang juga sudah mewakilkan sosok sangat ‘keibuan’ bagiku. Sejak aku lahir, tidak pernah kulihat rambutnya lebih dari sebahu, padahal dulu rambutnya panjang (dan megar seperti rambutku). Semenjak hamil aku, ia babat rambutnya, mungkin karena gerah, mungkin karena memang suka. Tapi aku suka rambut pendek kaku-kakunya itu, menggambarkan sesosok wanita kuat dan mandiri. Apa lagi yang bisa kubilang lebih dari ini?

 

Ia adalah wanita sederhana (yang sepertinya memang bawaan lahir) yang gemar berbagi. Berbagi ilmu. Terlebih lagi berbagi cinta. Mungkin karena itu dia jadi guru.. Dari sosok wanita ini aku mengerti kekuatan, ketabahan, sampai kelemahlembutan.

 

Ia mengajarku untuk menjadi perempuan mandiri, punya pendirian dan tidak bergantung pada orang lain, terlebih lagi pada pria. Itu pelajaran hidup terbesar sepanjang masa (versinya).

 

Darinya aku juga belajar makna menerima, mengikhlaskan dan berserah. Ia menghadapi lebih dari 3 operasi tumor dan terus berjuang melawan kanker yang memang disebabkan kelainan hormonnya. Dan yang selalu terngiang adalah ia yang selalu berkata kalau semua perjuangan itu ia lakukan untuk melihat anak-anaknya tumbuh dewasa, bersamanya.

 

Ia juga mengajarkan bagaimana mengasihi keluarga, sesama, juga Tuhan. Bahkan sampai banyak yang bilang kalau dia suka terlalu dalam memikirkan hingga mengurusi  masalah orang lain (dalam hal positif tentunya) tapi itulah yang aku pelajari tentang totalitas dan toleransi.. tentang kepekaan dan perhatian. Ia juga selalu mendidikku untuk sayang kepada adik ku satu-satunya, yang selalu ia bilang kalau kami ini hanya berdua, jadi harus hidup rukun.

 

Aku juga belajar (diajar tepatnya) untuk berpikir lebih, mengeksplor lebih, mendalami lebih. Jadikan diri jangan biasa-biasa saja, jangan meniru karya orang lain. Darinya kupelajari orisinalitas dan kreatifitas.

 

Dia juga pekerja keras,walau terkadang bisa disebut juga terlalu keras. Tetapi, apa yang dilakukannya memang untuk sesuatu yang ia senangi, ia senang mengajar, ia senang berbagi, ia senang prakarya, ia senang.. banyak hal. Yang darinya juga kuambil pelajaran untuk melakukan apa yang kita suka, apa yang kita minati, apa yang kita idamkan.

 

Darinya aku belajar segala sesuatu, diajar segala sesuatu, mengerti segala sesuatu, mendapat segala sesuatu…

Dialah orang yang menjadikan aku, ‘aku’.

 

Selamat ulang tahun Mama terbaik!

 

Salam sayang,

Anak Perempuan-mu <3




langitmendung:

lillolly:

day 95: love.
day 488: leave.
and we all call it: life.

(500) Days of Summer

langitmendung:

lillolly:

day 95: love.

day 488: leave.

and we all call it: life.

(500) Days of Summer




zarryhendrik:

Pada suatu hari,

Anak umur 5 tahun: “Arti koruptor itu apa sih, Kak?”

Kakak: “Koruptor itu tidak ada artinya dalam hidup ini.”




Tweet-tweet 

zarryhendrik:

Suatu waktu, aku menyimak timeline. Waktu itu aku hanya sedang bingung tentang apa lagi yang harus kumainkan di Twitter. Maka kuperhatikan saja mereka semua, mereka yang berlalu lalang dalam layarku. Seperti yang pernah ku-tweet sebelumnya, bahwa “nikmatnya bila aku sedang lelah menulis adalah aku jadi suka untuk membaca .”

Ada banyak kategori tweet di timeline-ku pada hari itu.

Read More




Zarry Hendrik: Sampai Yang Tidak Mungkin Menjadi Mungkin 

zarryhendrik:

Sekalipun beruang kutub paru-paru basah atau jerapah radang tenggorokannya, aku tetap menetapkanmu di atas tahta dalam hatiku.

Aku tidak akan meninggalkanmu, sekalipun monyet jatuh cinta kepada kutu dan kutu itu pernah sakit hati kepada pegawai salon.

Sampai bakwan menjadi mahal dan ikan lele…




Yeah! we are ‘FREAKIN-SILLY-BESTIES’ X))

Yeah! we are ‘FREAKIN-SILLY-BESTIES’ X))




Yeah! we are ‘FREAKIN-SILLY-BESTIES’ X))







Hey, it&#8217;s Mystery Inc.!

Hey, it’s Mystery Inc.!